Arsip Kategori: berita

SPG MUSIMAN UNTUK PARA CALEG

Selalu saja ada hal menarik untuk di perbincangkan tentang apa yang terjadi di balik setiap moment penting..
moment apa sih ..? beneran nih ngga tau… ? Indonesia mau punya gawe bray.. Hehee.. oalaaah… Itu to..

Kemeriahan panggung politik Indonesia akan  menggoyang seluruh pelosok nusantara……
Ini serius lho bray.. Bukan goyang sembarang goyang.. Bukan goyang ngebor.. Ngecor.. Patah-patah.. goyang itik.. Ataupun goyangan terbaru milik juwita bahar goyang petot atau pletot tuh namanya… Aku ora paham.. Hehehee…. Sebenernya gue mau ngomongin apa sih..? Segala macam goyangan gue bawa bawa… #hadeeeh.. Jadi kemenong menong deh…

Lanjuuut braayyy….. #okey…
Sssttttt… Tapi Jangan bilang bilang ya… !! Xixixiii…
Ini tentang mbak mbak SPG ( Sales Promotion Girl )

hayoooo.. Apa yang anda pikirkan tentang seorang SPG.. ? Cantik, Seksi, menggoda.. Itu pasti bray .. Apalagi SPG motor, mobil, rokok… Heem.. Ngga usah di ragukan lagi deh.. Ayu ayu tenan…

Sudah menjadi tugas mereka para SPG untuk menawarkan produk sang pemakai jasa, nah ternyata di moment penting ini, Para CALEG di kota Bandung ini begitu mengerti, memahami dan jeli melihat potensi para SPG dalam menawarkan sebuah produk…  Hehee.. Rayuane itu lho bray… Mengandung umpan… 

Para CALEG di Bandung memakai jasa SPG untuk menawarkan diri sang CALEG dan mempromosikannya agar di coblos.. # Waaah.. Bisa aja nih para CALEG.. Aighihiii… Ngga mau kalah sama produk…

Tak tanggung tanggung lho bray.. Untuk para SPG CALEG ini seorang CALEG harus rela merogoh kocek 500ribu sampai 3 juta rupiah untuk 8jam kerja.. #aah itu mah ngga seberapa untuk para CALEG di banding hasil yg di dapat setelah menduduki kursi legislatif… Tinggal keruk sana keruk sini kan… ? 😉 
itu juga kalau berhasil, kalau gagal lihat sendiri nanti seperti apa beritanya di TV…..

Ngomong – ngomong dapat ide dari mana tuh para CALEG memakai jasa SPG.. jangan jangan karena sebelumnya udah sering memakai jasa SPG untuk urusan di luar pencalonan diri sebagai anggota legislatif kali ya…. Dan hasilnya ternyata memuaskan, Makanya di pakai lagi .. Lagi.. Dan lagi… 😉

Okey deh para CALEG di Bandung.. Sukses buat anda semua, Terserah deh mau pake cara apa aja untuk memperoleh suara… mungkin ngasih amplop berisi duit 20rb – 50rb doang di rasa belum cukup bisa mendapat banyak suara kali ya , jadi pake cara lain dah.. Hehehee.. Ngga masalah… No problemo…

Tapi kira kira efektif ngga ya cara seperti itu.. ? Memakai jasa SPG untuk mempromosikan diri dengan membagi bagikan brosur bergambar para CALEG. Jangan jangan yg di inget bukan gambar CALEG yang mau di coblos tapi malah terbayang bayang  wajah cantik nan menggoda mbak mbak SPGnya…. 😉 hayooo lhoooo… !!!

Posted from WordPress for Windows Phone

Bunda, APA SALAHKU….????

Jika bibir mungil yg kini tlah membiru bersama dgn jasadnya yg mulai beku itu bisa berucap.. Mungkin akan ada kata lirih yg akn terucap… Kata yg ingin ia sampaikan dengan tatapan sendu penuh harap memohon kpd sang bunda… ” jangan lakukan bunda… Aku akan berbakti kepadamu.. Aku akn membahagiaanmu.. Aku akan menjadi kebanggaanmu… Jangan lakukan itu padaku bunda.. Apa salahku….??
hanya membayangkan wajah mungil tak berdosa yg hidupnya harus di renggut paksa justru oleh orang yg melahirkannya saja aku bisa meneteskan air mata…
Lalu di mana hatimu, perasaanmu, cinta kasihmu, di mana tanggung jawabmu, masih pantaskah dirimu di sebut ibu…. ???
Entah apa yg merasuki pikiran puji, seorang wanita di kampungku….  
telah berhasil membesarkan anak hasil pernikahannya tidak membuat hati & jiwanya menjadi ibu seutuhnya… Setelah suami yg seorang kapiten meninggal dunia.. Puji tidak berniat untuk membina lagi sebuah rumah tangga… Puji mengkhawatirkan masa depannya… Hanya karena takut kehilangan uang pensiun dari suaminya, puji lupa bahwa Tuhan selalu punya rencana indah untuk setiap hambanya….

Untuk yg kedua kalinya puji mengandung janin setelah beberapa kali mengalami keguguran, tapi kali ini tanpa ikatan pernikahan & menurut pengakuan puji, laki laki yg harus bertanggung jawab atas kehamilannya adalah sang ipar alias suami kakaknya, (weleeh weleeeh… Semakin kacau saja dunia…. ) seperti tdk terjadi apa” keseharian mereka berjalan sebagaimana mestinya, sampai pada hari di mana puji seharusnya melahirkan sang janin, Tak terdengar suara tangisannya, tak terlihat bayi mungil dlm peluk sang bunda… Masih hangat perbincangan tentang kekhawatiran akan perilaku nekat, ketakutan akn hal kriminal yg bisa saja di lakukan, & prasangka yg di awali kata mungkin… Mungkin di rawat keluarganya.. Mungkin di angkat anak sama si anu… Mungkin… Mungkin… Dan banyak kemungkinan lainnya…
Hufff…. Belum genap tiga hari warga memperbincangkan nasip sang bayi, tiba tiba grobogan sebuah nama kampung tempat kelahiranku sudah di hebohkan dengan penemuan mayat bayi perempuan….

Bayi sudah tak bernyawa ini di temukan seorang warga telah tersangkut di bebatuan di sebuah sungai kecil, dengan kondisi yg sangat mengenaskan.. Kemana perginya nuranimu puji… ??

Ingin rasanya aku marah melampiaskan gejolak rasa yg tak kuasa ku tahan, ingin rasanya aku… Aaah… Sudahlah, aku memahami ini bukan saatnya, ” semoga jeruji besi mampu menyadarkanmu, ini adlh kesalahan besar dlm hidupmu, Tuhan tlah memberi peringatan atas dosamu dgn menghadirkan bayi mungil hasil perbuatanmu tp kau mengabaikannya & berusaha lari dr peringatan Tuhan…. Semoga kau segera bertobat & Semoga Tuhan menerima tobatmu”.

Puji…. Pujiii….. Namamu tak seindah akhlakmu…. Kamu bilang malu melahirkan anak haram , tidak ada sebutan anak haram karena bukan anak itu yg haram tp perbuatanmu yg di haramkan…  

” pernah melakukan kesalahan kemudian menyadari dan mau memperbaiki, jauh lebih baik dr pada merasa tidak pernah melakukan kesalahan sama sekali “

################################


Tubuh mungilnya
Tak kuasa meronta
Yg ada hanya sebuah rasa
Dekapan lembut dr sang bunda
    peluk hangat seorang ibu
    ia sambut dgn gerakan lucu
    sesekali dengan senyummu
    yg seolah engkau begitu tau
cintanya kau rasa
meski tanpa kata
Kasihnya kau terima
dgn isyarat mata
Menggenggam erat jejarimu
Kuat melekat jari sang ibu
Seolah ingin kau sampaikan pd ibu

Ibu… Terimakasih untuk cintamu…